Kamis, 25 November 2010

MEROKOK DAN KESEHATAN


Rokok pada dasarnya merupakan pabrik bahan kimia. Satu batang rokok yang dibakar, akan mengeluarkan sekitar 4.000 bahan kimia, seperti nikotin, gas karbon monoksida (CO), nitrogen oksida, bentaldehyde, urethane, hydrogen cyanide, ammonia, acrolein, acetilen, benzene, methanol, coumarin, 4-ethylcatechol, ortocresol, dan perylene.

Jenis-jenis penyakit yang berhubungan dengan kebiasaan merokok, yaitu kanker paru, bronchitis, kronik dan emfisema, penyakit jantung iskemik dan penyakit kardiovaskuler lain, ulkus peptikun, kanker mulut/tenggorokan/keronglongan, penyakit pembuluh darah otak, dan gangguan janin dalam kandungan.

Resiko bagi laki-laki perokok terkena kanker mulut adalah lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan dengan laki-laki bukan perokok. Sedangkan resiko untuk kanker tenggorokan Sembilan kali lebih tinggi dari yang bukan perokok.

1.    Penyakit-Penyakit yang Ditimbulkan Akibat Merokok
a)    Kanker Paru
Salah satu bahan kimia didalam rokokn yang merupakan penyebab kanker paru adalah Tar. Berat-ringannya kanker paru ditentukan oleh jenis tumor dan stadium penyakitnya. Ada empat jenis kanker paru yang dikenal, yaitu:
1)    Karsinoma epidermoid
2)    Adenokarsinoma
3)    Karsinoma sel besar
4)    Karsinoma sel kecil

Jenis kanker paru yang terakhir adalah jenis yang paling ganas dan paling cepat menyebar ke alat tubuh lain di luar paru.

Pengobatan kanker paru terdiri dari pembedahan, penyinaran, (radioterapi), dan pemberian obat-obatan sitostatika. Cara pengobatan terbaik adalah pembedahan yang biasanya hanya dikerjakan pada stadium-stadium awal. Sayangnya banyak penderita kanker yang datang sudah terlambat, sehingga tidak dapat dibedah lagi dan penyembuhannya menjadi amat sulit diupayakan lagi.



b)   Penyakit Jantung
Kebiasaan merokok memang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung koroner, disamping resiko lain seperti tekanan darah tinggi, tingginya kadar lipid atau lemak dalam darah dan kegemukan.

Penyakit jantung koroner berhubungan dengan penyempitan atau tersumbatnya pembuluh darah yang berfungsi memberikan aliran darah bagi jaringan jantung. Penyakit inilah yang sering dikenal sebagai penyebab serangan jantung yang mendadak.

Dua bahan terpenting dalam asap rokok yang berkaitan dengan penyakit jantung adalah nikotin dan gas CO. asap rokok mengandung 0,5 % sampai 3 % nikotin, dan kalau diisap, maka kadar nikotin dalam darah akan berkisar antara 40 – 50 mg/ml. nikotin dapat mengganggu jantung, membuat irama jantung menjadi tidak teratur, mempercepat aliran darah, menimbulkan kerusakan lapisan dalam pembuluh darah dan menimbulkan penggumpalan darah.

c)    Mengganggu Kehamilan
Kebiasaan merokok bagi para calon ibu ternyata membawa akibat buruk pada anak yang akan dilahirkannya. Wanita hamil yang merokok lebih banyak melahirkan bayi yang meninggal bila dibandingkan dengan wanita normal. Seandainya bayi itu lahir normal maka bayi yang dilahirkan wanita perokok lebih sering meninggal pada bulan-bulan pertama kehidupannya.

d)   Penyakit Paru yang Lain
Paru-paru merupakan alat tubuh yang langsung berhubungan dengan asap rokok. Kebiasaan merokok sering menimbulkan keluhan batuk yang disertai dahak yang banyak. Saluran napas yang kecil menjadi meradang dan menyempit. Serangan asma akan menjadi lebih sering dan lebih berat dirasakan.

Pemeriksaan kemampuan pernapasan, yang disebutdengan tes “faal” dengan menggunakan alat spirometer dengan jelas menunjukkan penurunan kemampuan pernapasan seorang perokok.

Dua jenis penyakit paru selain kanker adalah bronchitis kronik dan emfisema paru. Kedua penyakit ini tidak jarang terjadi bersama-sama, dan disebut PPOM (Penyakit Paru Obstruktif Menahun). Penderita PPOM akan mengeluh karena batuk berdahak dan juga sesak napas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar