Kamis, 25 November 2010

MAKALAH BULUTANGKIS


KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan  puji syukur atas karunia Allah SWT yang telah menolong
hambanya dengan hidayah nya sehingga makalah ini dapat tercipta bukan lain  melalui para
dosen pengampu dan para asisten.Makalah ini dibuat agar menambah wawasan bagi para
pembacanya.
Makalah  ini  berisikan  mengenai  dasar-dasar  bermain  bulu  tangkis  dan
pembelajarannya.Sehingga para pembaca dapat mempelajarinya baik secara teori maupun
praktik.Semogamakalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.Demikian pengantar dari kami
apabila dalam penulisan atau isi dari makalah ini masih banyak kekurangan kami menerima
saran dan kritik untuk menyempurnakannya.Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Bati Bati,13 November 2010

   Tim penyusun






















DAFTAR ISI
Kata pengantar…………………………………………………………………………….2
Daftar  isi…………………………………………………………………………….……3
Bab I Pendahuluan ………………………………………………………………...……...4
Bab II Pembahasan………………………………………………………………………..5
    II.A Teknik dasar……………………………………………………………………….5
Bab III Penutup……………………….……………………………………………….....11
Daftar pustaka………………………… ………………………………………………   12
































BAB I
PENDAHULUAN
    
    SEJARAH BULU TANGKIS
       Bulutangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua
orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang berlawanan.
Mirip dengan tenis, bulutangkis dimainkan dengan pemain di satu sisi bertujuan
memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock") melewati net agar jatuh di bidang
permainan lawan yang sudah ditentukan. Dia juga harus mencoba mencegah lawannya
melakukan hal tersebut kepadanya.
    PARTAI
Ada lima partai yang biasa dimainkan dalam bulutangkis. Mereka adalah:
1. Tunggal putra
2. Tunggal putri
3. Ganda putra
4. Ganda putri
5. Ganda campuran
        Sejak 1 Februari 2006, seluruh partai memakai sistem "pemenang dua dari tiga set"
(best of three) yang masing-masing diraih dengan mencapai 21 poin secara rally point.
Memainkan bulutangkis.
          Tiap pemain atau pasangan mengambil posisi pada kedua sisi jaring di atas wilayah
persegi panjang yang ditandai di lantai sebagaimana diperlihatkan di diagram.
                                                                                                                                              
Tujuan permainan adalah untuk memukul sebuah kok menggunakan raket, melompati
jaring ke wilayah di seputar batasan/aras tertanda sebelum pemain atau pasangan
lawan bisa memukulnya balik. Untuk setiap kali ini berhasil dilakukan oleh regu yang
menyervis, pemain atau pasangan penyervis (peladen) mencetak skor satu poin.
Setelah memenangi satu poin, pemain yang sama menyervis kembali, dan terus
menyervis sepanjang mereka terus mencetak poin.

























BAB II
PEMBAHASAN
A.Teknik Dasar
1. Pegangan Raket (Grip)
         Pada dasarnya, dikenal beberapa cara pegangan raket. Namun, hanya dua bentuk
pegangan yang sering digunakan dalam praktek, yaitu cara memegang raket forehand
dan backhand. Semua jenis pukulan dalam bulutangkis dilakukan dengan kedua jenis
pegangan ini.
Cara Memegang Raket Forehand
 -Kepala raket menyamping. Pegang raket dengan cara seperti "jabat tangan". Bentuk
  "V" tangan diletakkan pada bagian gagang raket.
 -Tiga jari, yaitu jari tengan, manis dan kelingking menggenggam raket, sedangkan jari
    telunjuk agak terpisah.
 -Letakkan ibu jari diantara tiga jari dan telunjuk.
    Cara Memegang Raket Backhand
 Untuk backhand griop, geser "V" tangan ke arah dalam. Letaknya di samping dalam.
bantalan jempol berada pada pegangan raket yang lebar.
2. Footwork
      Footwork merupakan dasar untuk bisa menghasilkan pukulan berkualitas, yaitu apabila dilakukan dalam posisi baik. Untuk bisa memukul dengan posisi balk, seorang atlet harus memiliki kecepatan gerak. Kecepatan gerak kaki tidak bisa dicapai kalaufootwork-nya tidak teratur.
                                                                                                                                              

3. Sikap dan Posisi   
 Sikap dan Posisi Berdiri di LapanganSikap dan posisi berdiri di lapangan harus sedemikian rupa, sehingga dengan sikap yang baik dan sempurna itu, dapat secara cepat bergerak ke segala penjuru lapangan permainan.
Beberapa faktor yang harus diperhatikan:
1. Harus berdiri sedemikian rupa, sehingga berat badan tetap berada pada kedua kaki
    dan tetap menjaga keseimbangan tubuh.
2. Tekuk kedua lutut, berdiri pada ujung kaki, sehingga posisi pinggang tetap tegak dan
    rileks. Kedua kaki terbuka selebar bahu dengan posisi kaki sejajar atau salah satu kaki
   diletakkan di depan kaki lainnya.
3. Kedua lengan dengan siku bengkok pada posisi di samping badan, sehingga lengan
    bagian atas yang memegang raket tetap bebas bergerak.
4. Raket harus dipegang sedemikian rupa, sehingga kepala (daunnya) raket berada
     lebih tinggi dari kepala.
5. Senantiasa waspada dan perhatikan jalannya kok selama permainan berlangsung.
   Sikap dan Tahap Kerja Langkah Kaki
     Sikap dan langkah kaki yang benar dalam permainan bulutangkis, sangat penting
dikuasai secara benar oleh setiap pemain. Ini sebagai syarat untuk meningkatkan
kualitas ketrampilan memukul kok.
Beberapa faktor yang harus diperhatikan:
1. Senantiasa berdiri dengan sikap dan posisi yang tepat di atas Iapangan.
2. Lakukan gerak Iangkah ke depan, ke belakang, ke samping kanan dan kiri pada saat
                                                                                                                                              
   memukul kok, sambil tetap memperhatikan keseimbangan tubuh.
3. Gerak Iangkah sambil meluncur cepat, sangat efektif sebagai upaya untuk memukul           kok.
4. Hindari berdiri dengan telapak kaki di lantai (bertapak) pada saat menunggu
    datangnya kok, atau pada saat bergerak untuk memukul kok.
4. Hitting Position
Posisi memukul bola atau kerap disebut preparation. Waktu sekian detik yang ada pada  masa persiapan ini juga dipakai untuk menentukan pukulan apa yang akan dilakukan.
Karena itu posisi persiapan ini sangat penting dilakukan dengan balk dalam upaya
menghasilkan pukulan berkualitas.
Hal yang perlu diperhatikan:
a. Overhead (atas) untuk right handed
- Posisi badan menyamping dengan arah net. Posisi kaki kanan berada di belakang
   kaki kid. Pada saat memukul bola harus terjadi perpindahan beban berat badan dari
   kaki kanan ke kaki kiri.
- Posisi badan harus selalu berada di belakang bola yang akan dipukul.
b.Untuk pukulan underhand(bawah)/net
 -  Posisi memukul adalah kaki kanan selalu berada di depan dan kaki kid di belakang.
 -  Lutut  kaki  kanan  dibengkokkan,  sehingga  paha  bagian  bawah  agak  turun.
Kerendahannya sesuai dengan ketinggian bola yang akan dipukul. Sedangkan saat
bola dipukul posisi kaki kid harus tetap berada di belakang dan hanya bergeser ke
depan sedikit.
c. Untuk footwork maju-mundur
                                                                                                                                             
5. Service (Service)                                                                                                  
Servis Forehand
a. Servis Forehand Pendek
- Tujuan servis pendek ini untuk memaksa lawan agar tidak bisa melakukan serangan.
   Selain itu lawan dipaksa berada dalam posisi bertahan.
- Variasi arah dan sasaran servis pendek ini dapat dilatih secara serius dan sistematis.
- Kok harus dipukul dengan ayunan raket yang relatif pendek.
- Pada saat perkenaan dengan kepala (daun) raket dan kok, siku dalam keadaan
   bengkok, untuk menghindari penggunaan tenaga pergelangan tangan, dan perhatikan
   peralihan titik berat badan Anda.
- Cara latihannya adalah menggunakan sejumlah kok dan dilakukan secara berulang-
   ulang.
b. Servis Forehand Tinggi
- Jenis servis ini terutama digunakan dalam permainan tunggal.
- Kok harus dipukul dengan menggunakan tenaga penuh agar kok melayang tinggi dan
   jatuh tegak lurus di bagian belakang garis lapangan lawan.
- Saat memukul kok, kedua kaki terbuka selebar pinggul dan kedua telapak kaki
   senantiasa kontak dengan lantai.
- Perhatikan gerakan ayunan raket. Ke belakang, ke depan dan setelah melakukan
   pukulan, harus dilakukan dengan sempurna serta diikuti gerak peralihan titik berat
   badan dari kaki belakang kekaki depan yang harus be langsung kontinu dan harmonis.
- Biasakan selalu berkonsentrasi sebelum memukul kok. 
                                                                                                                                             
- Hanya dengan berlatih tekun dan berulang-ulang tanpa mengenal lelah, dapat
   mengusai teknik servis forehand tinggi dengan sebalik-baiknya.
 Servis Backhand
Jenis servis ini pada umumnya, arah dan jatuhnya kok sedekat mungkin dengan garis
serang pemain lawan. Dan kok sedapat mungkin melayang retatif dekat di atas jaring
(net).
Servis yang Salah :
1. Pada saat memukul bola, kepala (daun) raket lebih tinggi atau sejajar dengan grip
raket.
2. Titik perkenaan kok, kepala (daun) raket lebih tinggi dari pinggang.
3. Posisi kaki menginjak garis tengah atau depan.
4. Kaki kiri melakukan langkah.
5. Kaki kanan melangkah sebelum kok dipukul.
6. Rangkaian mengayun raket dan memukul kok tidak boleh terputus.
7. Penerima servis bergerak sebelum kok servis dipukul.

1. Pada saat memukul, tigngi kepala (daun) raket harus berada dibawah pegangan
raket.
2. Perkanaan kok harus berada di bawah pinggang.
3. Kaki kiri statis. 4. Kaki hanya bergeser, tetapi tidak lepas dari tanah.
5. Rangkaian mengayun raket, harus dalam satu rangkaian.
6. Penerima servis bergerak sesaat setelah servis di pukul.
6. Pengembalian Service
Teknik pengembalian servis, sangat penting dikuasai dengan benar oleh setiap pemain
bulutangkis. Arahkan kok ke daerah sisi kanan dan kiri lapangan lawan atau ke sudut
depan atau belakang lapangan lawan. Prinsipnya, dengan penempatan kok yang tepat,
lawan akan bergerak untuk memukul kok itu, sehingga is terpaksa meninggalkan posisi
strategisnya di titik tengah lapangannya.
1. Dalam permainan tunggal, sebaiknya servis lob lawan dikembalikan dengan teknik
    pukulan keras dan tinggi ke salah satu sudut bagian belakang lapangan lawan, atau
    dengan teknik "pukulan pendek" (drop pendek) ke sudut depan lapangan lawan.
2. Hindari melakukan "smes keras", tatkala berdiri pada posisi di bagian belakang
   lapangan sendiri. Oleh karena, posisi pada saat itu kurang menguntungkan, apabila
   smes dapat dikembalikan dengan penempatan yang akurat atau terarah oleh pemain
    lawan.
3. Dalam permainan ganda, seharusnya kok dipukul terarah cepat, dan arah pukulan
     senantiasa menukik jatuh ke lapangan lawan atau ke bagian tubuh lawan.
7. Underhand (Pukulan dari Bawah)
       Jenis pukulan ini dominant digunakan dalam permainan bulutangkis. Seperti halnya
teknik dasar "pukulan dari atas kepala", untuk menguasai teknik dasar ini, pertama-
tama, harus trampil berlari sambil melakukan langkah lebar, dengan kaki kanan berada
di depan kaki kiri untuk menjangkau jatuhnya kok.
Sikap menjangkau ini, hendaknya siku dalam keadaan bengkok dan pertahankan sikap
tubuh tetap tegak, sehingga lutut kanan dalam keadaan tertekuk.
Pada saat memukul kok, gunakan tenaga kekuatan siku dan pergelangan tangan,
hingga gerakan lanjut dari pukulan ini berakhir di atas bahu kiri. Perhatikan, agartelapak kaki kanan tetap kontak dengan lantai sambil menjangkau kok. Jangan sampai
gerak langkah terhambat karena kaki kiri tertahan gerakannya.
Fungsi pukulan dasar ini antara lain:
- Untuk mengembalikan pukulan pendek atau permainan net lawan.
- Sebagai cara bertahan akibat pukulan serang lawan. Dalam situasi tertekan dalam
permainan, harus melakukan pukulan penyelamatan dengan cara mengangkat kok
tinggi ke daerah belakang lapangan lawan.
- Pukulan dasar ini dapat dilakukan dengan teknik pukulan forehand dan backhand.
Ada dua jenis pukulan underhand:
1. Clear Underhand, pukulan atau dorongan yang diarah kan tinggi ke belakang.
2. Flick Underhand, pukulan atau dorongan mendatar ke arah belakang.
8. Overhead Clear/Lob
Pusatkan perhatian lebih untuk menguasai pukulan overhead lob ini, karena teknik
pukulan lob ini banyak kesamaannya dengan teknik smes dan dropshort. Pukulan
overhead lob adalah bola yang dipukul dari atas kepala, posisinya biasanya dari
belakang lapangan dan diarahkan keatas pada bagian belakang lapangan.
Ada dua jenis overhead lob :
1. Deep lob/Clear, bolanya tinggi ke belakang.
2. Attacking lob/Clear, bolanya tidak terlalu tinggi.

9. Smash
Yaitu pukulan overhead (atas) yang diarahkan ke bawah dan dilakukan dengan tenaga       
penuh. Pukulan ini identik sebagai pukulan menyerang. Karena itu tujuan utamanya
untuk mematikan lawan. Pukulan smes adalah bentuk pukulan keras yang sering
digunakan dalam permainan bulutangkis. Karakteristik pukulan ini adalah; keras, laju
jalannya kok cepat menuju Iantai Iapangan, sehingga pukulan ini membutuhkan aspek
kekuatan  otot tungkai,  bahu,  lengan,  dan  fleksibilitas  pergelangan  tangan  serta
koordinasi gerak tubuh yang harmonis.
Dalam praktek permainan, pukulan smes dapat dilakukan dalam sikap diam/berdiri atau
sambil loncat (King Smash).Oleh karena itu pukulan smes dapat berbentuk:
- Pukulan smes penuh - Pukulan smes potong - Pukulan sines backhand - Pukulan
smes melingkar atas kepalaTeknik pukulan smes tersebut secara bertahap setiap pemain harus menguasainya
dengan sempurna. Manfaatnya sangat besar untuk meningkatkan kualitas permainan.
10. Dropshot (Pukulan Potong)
Adalah pukulan yang dilakukan seperti smes. Perbedaannya pada posisi raket saat
perkenaan dengan kok. Bola dipukul dengan dorongan dan sentuhan yang halus.
Dropshot (pukulan potong) yang balk adalah apabila jatuhnya bola dekat dengan net
dan tidak melewati garis ganda.
Hal yang Perlu Diperhatikan
1. Pergunakan pegangan forehand. Pegang raket dan posisinya di samping bahu.
2. Posisi badan menyamping (vertikal) dengan arah net, posisi kaki kanan berada
                                                                                                                                            
dibelakang kaki kiri. Pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan
dari kaki kanan ke kaki kiri.
3. Posisi badan harus selalu diupayakan berada di belakang bola.
4. Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus, menjangkau bola dan dorong dengan
sentuhan halus.
5. Untuk arah forehand lawan, pukul bagian Iengkungan bola sebelah kanan dan
lengkung kiri bola untuk tujuan backhand.
6. Posisi akhir raket mengikuti arah bola.Biasakan bergerak cepat mengambil posisi
pukul yang tepat di belakang kok.
7. Perhatikan gerak langkah dan keseimbangan badan pada saat dan setelah memukul
kok.
8. Kok harus dipukul dengan sikap lengan lurus dan hanya menggunakan tenaga kecil.
9. Pukulan potong ini mengandung aspek kehalusan gerak dan gerak tipu.
11. Netting
Adalah pukulan yang dilakukan dekat net, diarahkan sedekat mungkin ke net, dipukul
dengan sentuhan tenaga halus sekali. Pukulan netting yang baik yaitu apabila bolanya dipukul halus dan melintir tipis dekat sekali dengan net.
Hal yang Perlu Diperhatikan
1. Pegangan raket forehand untuk forehand net dan backhand untuk backhand samping
net.
2. Siku agak bengkok dan pergelangan ditekuk sedikit ke belakang.
3. Pada saat memukul, kaki kanan berada di depan dan bola dipukul pada posisi
                                                                                                                                           
setinggi mungkin.                               
4. Sesaat sebelum perkenaan bola, buat tarikan kecil dan pergelangan tangan. Pukul
bola pada bagian lengkung kanan dan kiri sampai pada bagian bawah bola. Akhir
kepala raket menghadap atau sejajar dengan langit-langit.
Cara Latihan
1. Berdiri kira-kira dua langkah dari jaring sambil memegang raket.
2. Penyaji melemparkan kok berturut-turut ke daerah jaring dan Anda berusaha
memukul kok itu.
3. Lakukan latihan ini di sisi kanan dan kiri secara bergantian.
4. Tingkatkan faktor intensitas dan kesulitan latihan dengan cara sambil bergerak.
5. Arah  dan  sasaran  pukulan  dapat berbentuk  lurus, silang  atau  dengan  cara
mendorong kok itu ke berbagai arah.
12. Return Smash
Adalah  pukulan  yang  lebih  identik  dengan  pola  pertahanan.  Namun  demikian
pengembalian smash yang baik bisa menjadi serangan balik.
Jenis-jenis pengembalian smash:
1. Pengembalian pendek, yaitu pengembalian dimana bolanya jatuh dekat net. Banyak
terjadi pada permainan tunggal. Tujuannya untuk memaksa lawan berlari jauh.
2. Pengembalian drive (mendatar),lebih banyak dilakukan pada permainan ganda.
Tujuannya untuk tidak memberi kesempatan lawan melakukan serangan.
3. Pengembalian panjang, yaitu pengembalian bola ke arah belakang lagi. Pukulan ini
blasanya hanya bisa dilakukan oleh pemain yang sudah trampil dan mempunyai pergelangan tangan kuat.
Hal yang Perlu Diperhatikan
1. Posisi siap (stand), lihat keterangan dibagian footwork.
2. Untuk pengembalian dari forehand, apabila dekat biosa dilakukan dengan satu
langkah kaki kanan, tatapi apabila jauh, mungkin perlu dilakukan dulu langkah kecil dari
kaki kiri.
3. Untuk pengembalian backhand, apabila dekat bisa dilakukan dulu langkah kecil dari
kaki kiri. Tetapi , aapbila jauh mungkin perlu dilakukan dulu langkah kecil dari kaki
kanan.
13. Backhand Overhead
Pukulan ini bisa dlkategorikan paling sulit, terutama bagi pemain pemula. Karena
secara biomekanik teknik pukulan ini selain menuntut koordinasi anggota badan yang
sempurna, juga penguasaan grip dan timing yang tepat.
Tanpa ketiga hal tersebut, tenaga besar sekalipun tidak bisa menghasilkan kualitas
pukulan yang baik.
Hal yang Perlu Diperhatikan
1. Lakukan posisi slap dengan posisi raket di tangan.
2. Putar badan, dengan melangkahkan kaki kanan ke belakang kiri. Lutut dan siku
kanan agak bengkok.
3. Rangkaian memukul mulai dari mengayunkan raket (siku ke dekat ketiak) dorong
dengan pinggang dan siku menjadi lurus. Gerakan diakhiri dengan lecutan pergelangan
tangan.
4. Cara kedua, rangkaian pukulan di atas (No.3) bisa dilakukan sambil melangkahkan
                                                                                                                                           
kaki kanan, lalu ayun raket. Kaki kanan sudah mendarat pada saat bola dipukul.                            
14. Drive
Adalah pukulan cepat dan mendatar banyak digunakan dalam permaianan ganda.
Tujuannya untuk menghindari lawan menyerang atau sebaliknya memaksa lawan
mengangkat bola dan berada pada posisi bertahan. Pukulan ini menuntut ketrampilan grip, reflek yang sepat dan kekuatan pergelangan tangan. Pukulan ini akan diajarkan
lebih jauh pada tahap selanjutnya.
Sebagai Dasar Hal yang Perlu Diperhatikan
1. Pegangan raket dengan satu grip/cepat berpindah.
2. Selain kekuatan bahu, gunakan "lecutan" pergelangan pada saat bola dipukul.
Cara Latihan
1. Gunakan raket yang lebih berat atau botol berisi pasir untuk melatih kekuatan
    pergelangan tangan.
2. Latih reflek pukulan drive kiri/kanan ke tembok.

1.Cara memegang raket
Cara  pegangan  raket  yang  benar  adalah  raket  harus  dipegang  dengan menggunakan jari-jari tangan (ruas jari tangan) dengan luwes, rileks, namun harustetap bertenaga pada saat memukul kok. Hindari memegang raket dengan cara menggunakan telapak tangan.Ada 2 macam cara memegang raket yaitu: Forehand dan
Backhand.
Cara Memegang Raket Forehand
                                                                                                                                                                       
1. Kepala raket menyamping. Pegang raket dengan cara seperti "jabat tangan". Bentuk
   "V" tangan diletakkan pada bagian gagang raket.
2. Tiga jari, yaitu jari tengan, manis dan kelingking menggenggam raket, sedangkan jari
    telunjuk agak terpisah.
3. Letakkan ibu jari diantara tiga jari dan telunjuk.
Cara Memegang Raket Backhand
      Untuk backhand griop, geser "V" tangan ke arah dalam. Letaknya di samping dalam.
bantalan jempol berada pada pegangan raket yang lebar
Cara Latihan
        Sebelum praktek melakukan latihan pukulan, perlu dilakukan latihan untuk adaptasi
menggerak-gerakkan pergelangan tangan dengan tetap memegang raket dengan
benar.
1. Peserta latih dibiasakan selalu memegang raket dengan jari-jari tangan, luwes, dan
     tetap rileks, tetapi tetap mempunyai tenaga.
2. Lakukan gerakan raket ke axah kanan dan kiri, dengan menggunakan tenaga
    pergelangan tangan. Begitu juga gerakan ke depan dan ke belakang, sehingga terasa
    betul terjadinya tekukan pada pergelangan tangan.
3. Gerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah.
4. Memukul bola (kok) ke tembok.
5. Bouncing ball.
2.cara service
Servis Forehand   
a. Servis Forehand Pendek                                                                                                
- Tujuan servis pendek ini untuk memaksa lawan agar tidak bisa melakukan serangan.
Selain itu lawan dipaksa berada dalam posisi bertahan.
- Variasi arah dan sasaran servis pendek ini dapat dilatih secara serius dan sistematis. - Kok harus dipukul dengan ayunan raket yang relatif pendek.
- Pada saat perkenaan dengan kepala (daun) raket dan kok, siku dalam keadaan
   bengkok, untuk menghindari penggunaan tenaga pergelangan tangan, dan perhatikan
    peralihan titik berat badan Anda.
- Cara latihannya adalah menggunakan sejumlah kok dan dilakukan secara berulang-
   ulang.
b. Servis Forehand Tinggi
- Jenis servis ini terutama digunakan dalam permainan tunggal.
- Kok harus dipukul dengan menggunakan tenaga penuh agar kok melayang tinggi dan
jatuh tegak lurus di bagian belakang garis lapangan lawan.
- Saat memukul kok, kedua kaki terbuka selebar pinggul dan kedua telapak kaki
    senantiasa kontak dengan lantai.
- Perhatikan gerakan ayunan raket. Ke belakang, ke depan dan setelah melakukan
   pukulan, harus dilakukan dengan sempurna serta diikuti gerak peralihan titik berat
   badan dari kaki belakang kekaki depan yang harus be langsung kontinu dan harmonis.
- Biasakan selalu berkonsentrasi sebelum memukul kok.
- Hanya dengan berlatih tekun dan berulang-ulang tanpa mengenal lelah, dapat
   mengusai teknik servis forehand tinggi dengan sebalik-baiknya.

Servis Backhand
Jenis servis ini pada umumnya, arah dan jatuhnya kok sedekat mungkin dengan garis  serang pemain lawan. Dan kok sedapat mungkin melayang retatif dekat di atas jaring
(net).
Servis yang Salah :
1. Pada saat memukul bola, kepala (daun) raket lebih tinggi atau sejajar dengan grip
     raket.
2. Titik perkenaan kok, kepala (daun) raket lebih tinggi dari pinggang.
3. Posisi kaki menginjak garis tengah atau depan.
4. Kaki kiri melakukan langkah.
5. Kaki kanan melangkah sebelum kok dipukul.
6. Rangkaian mengayun raket dan memukul kok tidak boleh terputus.
7. Penerima servis bergerak sebelum kok servis dipukul.
Servis yang Benar :
1. Pada saat memukul, tigngi kepala (daun) raket harus berada dibawah pegangan
    raket.
2. Perkanaan kok harus berada di bawah pinggang.
3. Kaki kiri statis.
4. Kaki hanya bergeser, tetapi tidak lepas dari tanah.
5. Rangkaian mengayun raket, harus dalam satu rangkaian.
6. Penerima servis bergerak sesaat setelah servis dipukul.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan: Cara Latihan
      Sebelum praktek melakukan latihan pukulan, perlu dilakukan latihan untuk adaptasi
menggerak-gerakkan pergelangan tangan dengan tetap memegang raket dengan
benar.
1. Peserta latih dibiasakan selalu memegang raket dengan jari-jari tangan, luwes, dan
     tetap rileks, tetapi tetap mempunyai tenaga.
2. Lakukan gerakan raket ke axah kanan dan kiri, dengan menggunakan tenaga
    pergelangan tangan. Begitu juga gerakan ke depan dan ke belakang, sehingga terasa
    betul terjadinya tekukan pada pergelangan tangan.
3. Gerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah.
4. Memukul bola (kok) ke tembok.
5. Bouncing ball.
   Cara servise: Servis yang Salah :
1. Pada saat memukul bola, kepala (daun) raket lebih tinggi atau sejajar dengan grip
    raket.
2. Titik perkenaan kok, kepala (daun) raket lebih tinggi dari pinggang.
3. Posisi kaki menginjak garis tengah atau depan.
4. Kaki kiri melakukan langkah.
5. Kaki kanan melangkah sebelum kok dipukul.
6. Rangkaian mengayun raket dan memukul kok tidak boleh terputus.
7. Penerima servis bergerak sebelum kok servis dipukul.
Servis yang Benar :
1. Pada saat memukul, tigngi kepala (daun) raket harus berada dibawah pegangan
    raket.
2. Perkanaan kok harus berada di bawah pinggang.
3. Kaki kiri statis.
4. Kaki hanya bergeser, tetapi tidak lepas dari tanah.














DAFTAR PUSTAKA
   http//blogs.pbsi.com
   www.bulutangkis.com
    http//blogs.sejarah bulutangkis.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar